TomAku menghabiskan usia sekolah dari masuk TK sampai dengan lulus kuliah di kota Jogja. Total 20 tahun hidupku dilalui di kota itu, mulai dari usia 4 tahun sampai dengan pindah ke Jakarta di usia 24 tahun. Selama 20 tahun tinggal disana, harus diakui kalau masa yang paling berkesan adalah masa-masa SD, SMA, dan masa kuliah.

Meskipun berkesan, tapi karena kesibukan masing-masing dan sulitnya untuk berkumpul di Jakarta menyebabkan jarang sekali terjadi acara yang sekedar kumpul-kumpul diantara teman-teman SMA atau teman-teman semasa kuliah (teman-teman SD sudah lost contact semua)

Maka dari itu ketika salah satu rekan SMA berinisiatif untuk menjadi event organizer acara reuni kecil bagi alumni SMA Negeri 8 Yogyakarta yang berdomisili di Jakarta, aku pun tidak mau melewatkan kesempatan langka untuk bertemu dengan teman-teman lama sekaligus menyambung tali silaturahmi yang terputus.

Acara kumpul-kumpul ini dilaksanakan hari Jumat malam, 1 Agustus 2008, bertempat di Sky Dining, Plaza Semanggi. Meski tempat ini cukup menarik, tapi karena letaknya di areal outdoor lantai 10, membuat acara reuni kami sedikit terganggu dengan kencangnya angin. Bahkan aku sempat nyeletuk kalau pulang dari acara reuni ini bisa-bisa langsung masuk angin dan buntutnya minta kerokan ke istri :)

Acara berjalan lancar dan cukup meriah meskipun hanya dihadiri kurang lebih 15 orang. Berbagi cerita semasa SMA dan kisah perjalanan karir masing-masing mewarnai reuni ini, dan sebagai headhunter tentunya aku tidak mau melewatkan kesempatan untuk menjalin network dengan teman-teman lama. Yah, siapa tahu suatu hari nanti aku membutuhkan kandidat yang kualifikasinya ternyata sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki teman-teman semasa SMA.

Reuni ini diakhiri sekitar pukul 21.45 dan ditutup dengan acara foto bareng berlatarkan kelap-kelip Menara GKBI dan Gedung BRI yang terletak di seberang Plaza Semanggi.

Ternyata betul juga dugaanku, sepulang ke rumah dan ganti baju, aku bangunkan Devi yang sudah tidur sambil ngeloni Raissa, “Chay, aku boleh minta tolong nggak?”

“Kenapa?” tanya Devi yang masih terkantuk-kantuk.

“Ehm… kayaknya aku tadi agak kanginan di Plaza Semanggi, bisa minta tolong kerokin bentar nggak?”

Walhasil celetukanku di acara reuni beberapa jam sebelumnya ternyata menjadi kenyataan, pulang-pulang malah masuk angin dan terpaksa kerokan.